Nasional . 19/03/2026, 05:47 WIB

Begini Tata Cara dan Bacaan Salat Idul Fitri Berjamaah, Lengkap Arab - Latin dan Terjemahan

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Salah satu amalan yang dianjurkan bagi umat Muslim saat Hari Raya Idul Fitri adalah menunaikan shalat Id. Ibadah ini berstatus sunnah muakkadah atau sangat dianjurkan, yang mulai disyariatkan pada tahun kedua Hijriah. Rasulullah secara konsisten melaksanakannya hingga akhir hayat, dan tradisi tersebut terus dilestarikan oleh umat Islam hingga kini.

Secara ketentuan, syarat dan rukun shalat Idul Fitri tidak berbeda dengan shalat fardhu lima waktu. Namun, terdapat beberapa tambahan teknis yang bersifat sunnah dalam pelaksanaannya. Waktu pelaksanaan shalat Id dimulai sejak matahari terbit hingga menjelang masuk waktu shalat dhuhur.

Pelaksanaan shalat Idul Fitri juga memiliki perbedaan dengan shalat Idul Adha dari sisi waktu. Jika shalat Idul Adha dianjurkan untuk dilakukan lebih awal guna memberi kesempatan bagi masyarakat melaksanakan ibadah kurban, maka shalat Idul Fitri justru disunnahkan untuk diakhirkan. Tujuannya agar umat Muslim memiliki waktu yang cukup untuk menunaikan zakat fitrah sebelum shalat Id dilaksanakan.

Berikut adalah tata cara shalat Idul Fitri

Pertama adalah niat shalat Idul Fitri di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram (membaca Allâhu akbar).  

Untuk yang mau melafalkan niat, betikut bacaannya:  

أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَــالَى  

Ushallî sunnatan li ‘îdil fithri rak’ataini ma’mûman (jika jadi imam pakai “imaman”) lillâhi ta’âlâ 

Artinya: “Aku berniat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.” 

Lafal niat bisa dilafaz, dan bisa juga tidak dilafaz. Sebab niat di dalam hati sudah cukup untuk Allah yang maha tahu segalanya. 

Kedua, takbir sebanyak tujuh kali ikuti imam. Di sela-sela tiap takbir dianjurkan untuk membaca lafal berikut: 

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ 

Subḫânallâhi wal ḫamdulillâhi wa lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar

Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar. 

Ketiga, membaca iftitah setelah tujuh kali takbir. Lalu diam mendengar bacaan imam. Setelah imam membaca surat lain setelah Alfatihah, maka makmum atau kita membaca Alfatihah dengan pelan. Sebab salah satu syarat sahnya salat adalah membaca Al Fatihah. 

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com