Nasional . 19/03/2026, 19:11 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Penentuan awal bulan Hijriah umumnya menggunakan dua metode utama:
Pengamatan langsung hilal di lapangan
Perhitungan matematis berdasarkan posisi bulan dan matahari
Di Indonesia, metode yang digunakan adalah kombinasi keduanya:
Hisab untuk prediksi
Rukyat untuk verifikasi
Pendekatan ini dinilai lebih komprehensif karena menggabungkan teori dan observasi.
Selain faktor ilmiah, keputusan akhir juga dipengaruhi oleh sistem dan otoritas masing-masing negara.
Indonesia:
Menggunakan sidang isbat nasional
Melibatkan berbagai pihak dan data pengamatan
Arab Saudi:
Memiliki otoritas sendiri dalam penetapan kalender
Digunakan untuk kepentingan ibadah di Tanah Suci
Perbedaan sistem ini membuat hasil keputusan tidak selalu sama, meskipun fenomena langit yang diamati sebenarnya sama.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media