Nasional . 20/03/2026, 17:37 WIB

Agenda Presiden di Lebaran 2026: Prabowo Takbiran di Sumut, Salat Id di Aceh

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

Dengan demikian, Ramadan digenapkan menjadi 30 hari, dan Lebaran jatuh pada keesokan harinya.

Penetapan ini bukan tanpa dasar. Tim dari Kementerian Agama melakukan pemantauan hilal di berbagai titik di Indonesia dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Pengadilan Agama, organisasi masyarakat Islam, serta instansi terkait lainnya.

Hasil rukyatul hilal dari seluruh wilayah menjadi bahan utama dalam sidang isbat sebelum keputusan resmi diumumkan kepada publik.

Agenda Presiden Prabowo di Sumatera Utara dan Aceh tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memiliki makna simbolis dan strategis.

Aceh sendiri dikenal sebagai daerah dengan kekhususan dalam penerapan syariat Islam, sehingga kehadiran Presiden untuk melaksanakan salat Id di sana dinilai sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan dan kearifan lokal.

Sementara itu, Sumatera Utara menjadi lokasi penting karena keberagaman masyarakatnya, sehingga momen takbiran di sana mencerminkan semangat persatuan dalam keberagaman.

Perayaan Idulfitri 1447 H tahun ini menjadi momentum penting bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk memperkuat kebersamaan setelah menjalani bulan Ramadan.

Kehadiran Presiden di dua wilayah berbeda saat Lebaran juga menjadi simbol bahwa perayaan hari besar keagamaan bukan hanya milik satu daerah, tetapi milik seluruh bangsa.

Dengan agenda ini, pemerintah ingin menunjukkan bahwa nilai kebersamaan, toleransi, dan kedekatan dengan rakyat tetap menjadi prioritas utama, terutama dalam momen sakral seperti Idulfitri. (*)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com