Politik . 20/03/2026, 12:53 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti penggunaan anggaran di tingkat daerah yang dinilai belum efisien dan tidak sepenuhnya berpihak pada kebutuhan rakyat.
Dalam sesi tanya jawab bersama jurnalis di kediamannya di Hambalang, Bogor, Kamis, 19 Maret 2026, Prabowo menyinggung adanya pembelian mobil dinas kepala daerah dengan nilai fantastis hingga Rp8 miliar.
Ia menilai, di tengah masih banyak kebutuhan dasar masyarakat yang belum terpenuhi, anggaran daerah seharusnya difokuskan pada hal-hal prioritas, seperti pembangunan infrastruktur dasar.
“Banyak biaya yang harusnya dilaksanakan oleh kabupaten dan provinsi tidak dilaksanakan. Contoh tadi jembatan desa, rakyat harus teriak, presiden harus turun tangan. Maaf, ada dana desa, ke mana dananya?” ujar Prabowo.
Presiden juga mengkritik pola belanja daerah yang dinilai boros, terutama untuk fasilitas pejabat. “Banyak pejabat itu menurut saya ini tidak efisien. Kita buka-bukaan ya. Ada kabupaten, pemerintah daerah beli mobil dinas gubernur berapa? Rp8 miliar,” ungkapnya.
Sebagai perbandingan, Prabowo menyebut dirinya menggunakan kendaraan dinas buatan dalam negeri dengan harga jauh lebih rendah. “Saya Presiden Indonesia. Saya pakai mobil Maung buatan Indonesia. Harganya 700 juta, mungkin dengan fitur tambahan jadi sekitar Rp1 miliar, tapi tidak sampai Rp8 miliar,” tegasnya.
Ia menegaskan akan mendorong langkah efisiensi anggaran secara menyeluruh, termasuk menelusuri penggunaan anggaran daerah yang dinilai tidak tepat sasaran.
Prabowo juga mengingatkan pentingnya tanggung jawab kepala daerah dalam mengelola anggaran publik agar benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat.
“Bupati kerja untuk rakyatmu, gubernur kerja untuk rakyatmu, itu yang kita minta,” pungkasnya.
Anisha Aprilia/Disway
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media