Nasional . 21/03/2026, 06:01 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Fin.co.id - Setiap kali gema takbir Idulfitri berkumandang, kalimat "Minal Aidin Wal Faizin" seolah menjadi "menu wajib" dalam setiap silaturahmi.
Namun, tahukah Anda selama puluhan tahun, mayoritas masyarakat Indonesia terjebak dalam persepsi yang keliru mengenai arti kalimat ini?
Banyak yang mengira ucapan tersebut adalah padanan langsung dari "Mohon Maaf Lahir dan Batin".
Padahal, secara linguistik dan esensi doa, maknanya jauh melampaui sekadar permintaan ampunan antarmanusia.
Ini adalah sebuah proklamasi kemenangan spiritual setelah bertarung melawan hawa nafsu selama 30 hari di bulan Ramadan.
Secara etimologi, kalimat ini merupakan penggalan dari doa yang lebih panjang, yaitu Ja’alanallahu minal aidin wal faizin.
Jika kita preteli satu per satu, makna yang muncul sangatlah menyentuh:
"Minal Aidin Wal Faizin bukanlah kalimat permohonan maaf, melainkan doa pengharapan agar kita digolongkan sebagai hamba yang kembali suci dan meraih kemenangan hakiki pasca-Ramadan."
Agar tidak salah dalam penulisan kartu ucapan atau pesan digital, berikut adalah panduan teks resminya:
Teks Arab
من العائدين والفائزين
Latin Lengkap
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media