Internasional . 22/03/2026, 06:04 WIB

Serangan Iran Makin 'Menggila'! Lebih dari 2.000 Warga AS Dievakuasi dari Israel

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

fin.co.id - Lebih dari 2.000 warga negara Amerika Serikat (AS) telah berhasil kembali dari Israel ke Amerika Serikat melalui program penerbangan khusus yang difasilitasi pemerintah.

Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan kawasan, dengan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menggandeng maskapai nasional Israel, El Al Airlines, untuk mempercepat proses evakuasi warga.

Dalam pernyataan resminya, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyebutkan bahwa mereka telah mengatur penerbangan nonstop yang secara khusus ditujukan bagi warga AS.

Penerbangan tersebut berangkat dari Tel Aviv menuju berbagai kota di Amerika Serikat.

“Departemen Luar Negeri telah bermitra dengan maskapai penerbangan El Al untuk mengatur penerbangan tanpa henti yang ditujukan khusus untuk warga negara Amerika,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Program ini berlangsung dalam periode 16 hingga 19 Maret 2026 dan telah membantu lebih dari 2.000 warga AS kembali dengan aman ke negaranya.

Untuk memastikan seluruh warga yang ingin meninggalkan Israel dapat terfasilitasi, tiket penerbangan repatriasi dijual dengan harga diskon.

Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan pemerintah agar faktor biaya tidak menjadi penghalang bagi warga negara yang ingin pulang di tengah situasi yang tidak menentu.

Kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari strategi evakuasi cepat yang melibatkan sektor swasta, dalam hal ini maskapai penerbangan nasional.

Ke depan, El Al Airlines akan terus memainkan peran penting dalam proses evakuasi.

Maskapai tersebut dikabarkan telah menjadwalkan sedikitnya 28 penerbangan komersial menuju Amerika Utara dalam tujuh hari ke depan, tergantung pada izin dari otoritas Israel.

Selain itu, sebagian kursi pada setiap penerbangan reguler juga akan dialokasikan khusus bagi warga AS yang masih berada di Israel dan ingin segera meninggalkan wilayah tersebut.

Puluhan Ribu Warga AS Tinggalkan Timur Tengah

Data dari Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menunjukkan bahwa lebih dari 70.000 warga negara AS telah meninggalkan kawasan Timur Tengah sejak dimulainya operasi gabungan antara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com