Balik Kampung . 22/03/2026, 22:55 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Admin
fin.co.id - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan kembali mengeluarkan peringatan keras bagi masyarakat yang merencanakan kepulangan pasca-Idulfitri 1447H atau Lebaran 2026.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, secara tegas mengimbau para pemudik untuk benar-benar menghindari tiga tanggal yang diprediksi akan menjadi puncak arus balik.
Peringatan ini disampaikan langsung oleh Dudy Purwagandhi saat dirinya meninjau langsung kondisi arus lalu lintas pada momen H+1 Lebaran 2026 di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC).
“Berdasarkan data perhitungan yang kami dapatkan di JMTC, puncak arus balik diprediksi akan jatuh pada hari Selasa, 24 Maret 2026,” ungkap Dudy Purwagandhi.
Angka yang diprediksi pun cukup mengkhawatirkan, yaitu akan ada lebih dari 285 ribu kendaraan yang melakukan perjalanan balik pada tanggal tersebut.
Jumlah ini bahkan lebih besar jika dibandingkan dengan puncak arus mudik yang terjadi pada 18 Maret 2026, yang tercatat sebanyak 270.315 kendaraan.
Oleh karena itu, Dudy Purwagandhi memberikan solusi alternatif yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Untuk itu, kami imbau masyarakat dapat kembali ke Jabotabek pada 23 Maret 2026 dengan memanfaatkan cuti bersama,” jelasnya.
Alternatif lain yang ditawarkan adalah kembali pada periode 25 hingga 27 Maret 2025.
Cara ini bisa ditempuh dengan memanfaatkan program _Work From Anywhere_ yang diimbau oleh Pemerintah.
Dudy Purwagandhi menekankan pentingnya menghindari puncak arus balik.
“Dengan menghindari puncak arus balik, distribusi lalu lintas akan lebih merata,” ujarnya.
Hal ini tentunya akan memberikan pengalaman perjalanan yang jauh lebih nyaman bagi seluruh masyarakat.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media