Internasional . 23/03/2026, 10:40 WIB

Selat Hormuz Memanas! AS Ancam Hancurkan Pulau Kharg Iran, Krisis Energi Global Makin Dalam

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

fin.co.id - Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah Gedung Putih secara terbuka menyatakan bahwa militer Amerika Serikat mampu “melenyapkan” Pulau Kharg kapan saja.

Pernyataan ini disampaikan di tengah upaya Washington menekan Iran agar segera mengakhiri blokade di Selat Hormuz yang saat ini berdampak besar pada perdagangan energi global.

Presiden Donald Trump disebut menjadikan ancaman tersebut sebagai strategi utama untuk memaksa Teheran membuka kembali jalur vital tersebut.

Bukan tanpa alasan Pulau Kharg menjadi target utama. Pulau kecil yang terletak sekitar 20 mil dari pesisir selatan Iran ini merupakan pusat ekspor minyak mentah negara tersebut.

Diperkirakan sekitar 90% ekspor minyak Iran dikirim melalui pulau ini. Artinya, jika Kharg lumpuh, maka ekonomi Iran akan terpukul telak.

Trump bahkan menyebut pulau ini sebagai “pulau minyak kecil yang tidak terlindungi,” sekaligus memberi sinyal bahwa infrastruktur energi di sana bisa menjadi target berikutnya.

Deputi Utama Sekretaris Pers Gedung Putih Anna Kelly menegaskan kesiapan militer AS menghadapi berbagai skenario.

Ia menyatakan bahwa militer AS tidak hanya mampu menghancurkan Pulau Kharg, tetapi juga siap menargetkan armada laut Iran, termasuk puluhan kapal penyebar ranjau.

Pernyataan ini memperkuat spekulasi bahwa Washington tengah mempertimbangkan opsi militer besar, termasuk kemungkinan pendudukan atau blokade total terhadap pusat energi Iran tersebut.

Sinyal Operasi Darat Mulai Menguat

Ketegangan semakin meningkat setelah laporan menyebutkan bahwa ribuan marinir AS telah dikerahkan ke kawasan bersama kapal serbu amfibi USS Tripoli.

Langkah ini dinilai sebagai indikasi kuat bahwa konflik bisa memasuki fase baru, yakni operasi darat.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahkan secara terbuka menyatakan bahwa serangan udara saja tidak cukup.

“Akan selalu ada kebutuhan untuk komponen darat,” ujarnya, yang semakin memperkuat spekulasi perang terbuka berskala besar.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com