Internasional . 25/03/2026, 21:27 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Kementerian Intelijen Iran telah menangkap 39 orang di ibu kota Teheran. Puluhan orang itu ditangkap karena diduga terkait dengan Israel dan “kelompok teroris.”
Kementerian tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dimuat oleh Kantor Berita Mehr, bahwa 27 dari mereka yang ditahan adalah anggota dari dua kelompok yang mereka labeli sebagai organisasi “teroris”.
Menurut pernyataan tersebut, seorang tersangka diduga mencoba mendirikan sel operasional di provinsi Sistan dan Baluchestan menggunakan senjata yang disita.
Pihak berwenang mengatakan, mereka menyita 49 alat peledak improvisasi, dua senapan Kalashnikov, 16 pistol, 50 magazen, dan lebih dari 1.500 butir amunisi.
Mereka juga melaporkan penyitaan senjata kejut, gas air mata, bom molotov, bahan peledak, dan tujuh perangkat satelit Starlink.
Kementerian tersebut mengatakan dua dari mereka yang ditahan dituduh melakukan aktivitas daring yang bertujuan untuk menyebarkan kerusuhan, sementara yang lain dituduh memberikan informasi tentang lokasi dan pergerakan pasukan keamanan.
Penangkapan tersebut terjadi ketika AS dan Israel terus melancarkan serangan udara terhadap Iran sejak 28 Februari, yang hingga saat ini telah menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei.
Teheran membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel, bersama dengan Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar global dan penerbangan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media