Internasional . 25/03/2026, 11:24 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
fin.co.id – Komandan Markas Pusat Khatam al-Anbia Iran, Mayor Jenderal Ali Abdollahi, menyatakan bahwa Amerika Serikat saat ini tengah kesulitan melepaskan diri dari "kubangan" perang melawan Iran. Menurutnya, Presiden Donald Trump mulai mencari bantuan dari pemimpin sejumlah negara untuk menyelamatkan posisinya setelah mengalami serangkaian kekalahan militer di lapangan.
Dalam pernyataan resminya pada Selasa (24/3/2026), Abdollahi menyebut aliansi Amerika Serikat dan Israel sejak awal berniat memecah belah kedaulatan Iran melalui kampanye militer besar-besaran. Serangan yang dimulai pada 28 Februari lalu tersebut bahkan menewaskan Pemimpin Besar Revolusi Islam, Ayatollah Seyed Ali Khamenei, serta sejumlah komandan senior militer Iran.
Abdollahi mengungkapkan bahwa pihak musuh awalnya memprediksi pertahanan Iran akan runtuh dalam waktu 48 jam tanpa adanya kepemimpinan pusat. Namun, ia menegaskan bahwa selama 25 hari terakhir, angkatan bersenjata Iran justru berhasil memberikan perlawanan sengit yang memaksa pasukan AS berada dalam posisi sulit.
"Musuh mengira bangsa ini akan hancur tanpa pemimpin. Namun, atas izin Tuhan dan keberanian rakyat serta militer kami, AS justru terpaksa menelan kekalahan dan kini sedang mencari cara untuk melarikan diri dari perang yang mereka mulai sendiri," tegas Abdollahi.
Saat ini, militer Iran menyatakan tetap solid di bawah komando Pemimpin Besar Revolusi Islam yang baru, Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei. Abdollahi memastikan bahwa seluruh elemen angkatan bersenjata tetap berkomitmen menjaga martabat negara hingga mencapai kemenangan mutlak atas agresi asing.
Konflik ini terus memanas setelah AS dan Israel melancarkan serangan udara intensif ke lokasi militer dan sipil di seluruh Iran. Sebagai balasan, Teheran secara rutin meluncurkan gelombang rudal dan drone yang menyasar posisi-posisi strategis Amerika serta Israel di wilayah pendudukan maupun pangkalan regional.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media