Darurat Energi! Asia Mulai “Hemat Total”, WFH Diberlakukan hingga BBM Dibatasi
Penutupan Selat Hormuz sejak 28 Februari 2026 menjadi pemicu utama guncangan besar di pasar energi dunia. Jalur vital yang mengalirkan sekitar 20 persen pasokan minyak global itu kini terganggu
Penutupan Selat Hormuz berdampak langsung pada:
-
Lonjakan harga minyak global
-
Gangguan rantai pasok energi
-
Kenaikan biaya transportasi dan produksi
Jika kondisi ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin krisis energi akan berujung pada perlambatan ekonomi global. (*)