Megapolitan . 26/03/2026, 16:49 WIB

Innalilahi! Kapospam Tugu Jogja Gugur dalam Operasi Ketupat Progo 2026

Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana  |  Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana

fin.co.id -  Kabar duka menyelimuti jajaran Polresta Yogyakarta di tengah pengamanan arus mudik Lebaran 2026. Inspektur Satu (Iptu) Nur Alim (54), Kepala Pos Pengamanan (Kapospam) Tugu Yogyakarta, dinyatakan gugur saat menjalankan tugas dalam Operasi Ketupat Progo 2026, Rabu (25/3/2026).

Kanit Lantas Polsek Gedongtengen tersebut diduga meninggal dunia akibat kelelahan fisik setelah menjaga titik nadi lalu lintas Yogyakarta selama 13 hari berturut-turut.

Kronologi Kejadian

Peristiwa terjadi sekira pukul 11.40 WIB. Menurut saksi mata di lokasi, Iptu Nur Alim sempat berpamitan kepada rekan sejawatnya untuk beristirahat dan makan siang di sebuah warung makan tak jauh dari pertigaan utara Pospam Tugu.

"Beliau pamit izin keluar untuk makan siang. Tak lama berselang, ada warga yang melapor ke pos sebanyak dua kali, mengabarkan Pak Nur jatuh pingsan," ujar Ipda Aris Purwanto, petugas Pospam Tugu yang saat itu berada di lokasi.

Mendapat laporan tersebut, petugas segera menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan berupaya memberikan pertolongan pertama sebelum akhirnya mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta. Namun, nyawa sang perwira tak tertolong.

Dedikasi Iptu Nur Alim patut menjadi teladan. Meski sempat mengeluhkan kondisi tubuh yang kurang bugar sehari sebelumnya, ia tetap memilih bersiaga di garda terdepan.

"Rekan di regu menyatakan kondisi beliau memang kurang fit, bahkan sempat kerokan di rumah. Namun, beliau tetap berangkat menunaikan kewajiban," tambah Aris.

Ps Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Ipda R Anton Budi Susilo, mengonfirmasi bahwa almarhum merupakan sosok yang sangat aktif sejak dimulainya Operasi Ketupat Progo pada 13 Maret lalu. Sebagai Kapospam, ia memimpin pengamanan di kawasan ikonik Tugu Jogja hampir 24 jam penuh untuk memastikan kelancaran arus di tengah jutaan kendaraan yang masuk ke Yogyakarta.

"Indikasi kuat karena kelelahan. Sejak tanggal 13 Maret hingga hari ini, beliau selalu hadir dan aktif memantau situasi hingga tengah malam," jelas Anton.

Beban Berat Jalur Wisata

Gugurnya Iptu Nur Alim menjadi potret beratnya beban kerja petugas di lapangan selama periode Lebaran 1447 Hijriah. Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono mencatat, hingga Selasa (24/3), setidaknya 2,2 juta kendaraan telah memasuki wilayah DIY, dengan konsentrasi massa tertinggi berada di poros Malioboro-Tugu-Titik Nol Kilometer.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menunggu keterangan resmi dari tim medis mengenai penyebab pasti kematian. Kepergian Iptu Nur Alim meninggalkan duka mendalam bagi institusi Polri yang kehilangan salah satu putra terbaiknya di tengah pengabdian melayani pemudik.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com