Nasional . 26/03/2026, 07:53 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
Yang cukup menarik, BMKG juga mencatat adanya potensi udara kabur di Ternate. Kondisi ini bisa berdampak pada jarak pandang, terutama bagi aktivitas transportasi.
BMKG menjelaskan bahwa kondisi cuaca hari ini tidak terjadi begitu saja. Ada faktor penting yang memicu perubahan cuaca tersebut, yaitu dinamika atmosfer yang aktif.
Salah satu pemicunya adalah munculnya sirkulasi siklonik di Samudra Hindia Barat, tepatnya di wilayah Aceh. Sistem ini membentuk area konvergensi dan konfluensi yang memanjang hingga ke Laut Andaman dan perairan barat Aceh.
Fenomena ini mendorong pembentukan awan hujan yang lebih intens dan meluas ke berbagai wilayah Indonesia.
Di tengah kondisi cuaca yang dinamis ini, BMKG mengingatkan masyarakat agar selalu memperbarui informasi cuaca. Langkah ini penting untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Masyarakat bisa mengakses informasi terkini melalui aplikasi Info BMKG, situs resmi, maupun media sosial resmi mereka di @infobmkg.
Dengan informasi yang up-to-date, Anda bisa mengatur aktivitas harian dengan lebih aman dan nyaman. (ANTARA)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media