Nasional . 27/03/2026, 19:54 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
fin.co.id - BMKG Stasiun Pekanbaru melaporkan 201 titik panas (hotspot) terdeteksi di Provinsi Riau hingga Jumat (18/3/2026) pukul 16.00 WIB. Kabupaten Bengkalis menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak.
Prakirawan BMKG Pekanbaru, Alfa Nataris, menyebutkan dari total tersebut, 91 titik panas berada di Bengkalis.
Selain Bengkalis, sejumlah wilayah lain juga mencatat jumlah hotspot cukup tinggi, yakni: Pelalawan sebanyak 66 titik, Indragiri Hilir 21 titik, Kuantan Singingi 11 titik, Kota Dumai 11 titik dan Rokan Hilir 1 titik.
Data ini menunjukkan peningkatan aktivitas panas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
BMKG juga mencatat total 277 titik panas di Pulau Sumatra, dengan Riau sebagai penyumbang terbanyak.
Provinsi lain yang terdeteksi hotspot antara lain:
Tim Manggala Agni terus melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di sejumlah titik di Riau. Luas area terbakar dilaporkan mencapai ratusan hektare.
Beberapa lokasi dengan kebakaran terbesar meliputi:
Desa Merempan Hilir (Siak)
Petugas gabungan masih berjibaku di lapangan untuk mencegah meluasnya kebakaran.
Meningkatnya jumlah hotspot menjadi sinyal kuat potensi kebakaran hutan dan lahan di Riau masih tinggi. Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan jika menemukan titik api.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media