Internasional . 27/03/2026, 09:53 WIB

Tak Lagi Gratis! Iran Siapkan RUU Tol Selat Hormuz, Kapal Tanker Bisa Kena Tarif Hingga Rp30 Miliar Sekali Lewat

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

fin.co.id - Langkah kontroversial kembali datang dari Iran. Parlemen negara tersebut dilaporkan tengah menyiapkan rancangan undang-undang (RUU) untuk melegalkan penarikan tarif bagi kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran minyak paling vital di dunia.

Berdasarkan laporan media Iran seperti Fars dan Tasnim yang dikutip Al Jazeera pada Kamis (26/3/2026), RUU tersebut kini dalam tahap finalisasi oleh tim hukum legislasi parlemen.

Juru bicara Komite Hubungan Sipil Parlemen Iran menyebutkan bahwa kebijakan ini dianggap sebagai langkah “alamiah” karena Iran mengklaim bertanggung jawab atas keamanan jalur tersebut.

“Kami memastikan keamanannya, dan sudah sewajarnya kapal-kapal yang melintas membayar biaya seperti koridor perdagangan lainnya,” ujar pejabat tersebut.

Sebelumnya, kebijakan ini sudah mulai diterapkan secara terbatas. Anggota parlemen Iran, Alaeddin Boroujerdi, mengungkapkan bahwa Teheran telah menetapkan tarif sebesar 2 juta dolar AS atau sekitar Rp30 miliar untuk setiap kapal tanker yang melintas.

Menurut laporan The Cradle, kebijakan ini disebut sebagai langkah menuju “kedaulatan rezim” baru Iran atas Selat Hormuz.

“Mengumpulkan biaya transit ini mencerminkan kekuatan Iran. Perang memiliki ongkos,” kata Boroujerdi dalam wawancara dengan IRIB.

Meski kebijakan ini menuai perhatian global, laporan dari Lloyd’s List Intelligence yang dikutip bne IntelliNews menunjukkan bahwa aktivitas kapal tanker di Selat Hormuz justru meningkat.

Pada Selasa (24/3/2026), setidaknya 20 kapal tanker tercatat melintas, dengan sebagian diarahkan melalui jalur antara Pulau Qeshm dan Larak yang berada di bawah pengawasan Iran.

Dalam periode sejak 20 Maret:

  • 16 kapal tercatat transit

  • 12 kapal melewati koridor yang dikontrol Iran

  • 2 kapal diketahui sudah membayar tarif

  • Salah satunya membayar penuh sekitar 2 juta dolar AS

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun mahal, jalur tersebut tetap menjadi pilihan utama karena sifatnya yang strategis dan sulit tergantikan.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com