Internasional . 27/03/2026, 10:53 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Kemungkinan isi proposal:
Pembatasan pengayaan uranium
Inspeksi internasional fasilitas nuklir
Pengurangan stok uranium
Pengawasan jangka panjang
Bagi Iran, program nuklir bukan sekadar energi, tetapi simbol kedaulatan dan kekuatan geopolitik. Karena itu, inspeksi internasional—terutama ke fasilitas militer—berpotensi ditolak keras.
Ini menjadi salah satu hambatan terbesar dalam negosiasi.
Kemungkinan isi proposal:
Pencabutan sanksi secara bertahap
Akses ke sistem keuangan global
Pembukaan ekspor minyak
Kerja sama energi
Namun, di sinilah muncul kebuntuan klasik.
Iran cenderung menginginkan pencabutan sanksi di awal, sementara AS biasanya mensyaratkan pemenuhan komitmen terlebih dahulu.
Akibatnya, muncul pertanyaan besar: siapa yang harus melangkah lebih dulu?
Kemungkinan isi proposal:
Penghentian dukungan terhadap kelompok seperti Hezbollah dan Hamas
Pembatasan rudal balistik
Pembukaan jalur Selat Hormuz
Pengurangan aktivitas militer di kawasan
Jaringan proksi merupakan strategi utama Iran dalam mempertahankan pengaruh tanpa perang langsung. Jika dihentikan, pengaruh Iran di Timur Tengah bisa melemah signifikan.
Ini menjadi poin krusial kedua yang sulit diterima Teheran.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media