Internasional . 28/03/2026, 10:08 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Lebih dari 1.000 target dihantam dalam 24 jam pertama
Skala operasi disebut hampir dua kali lipat dibanding Perang Irak 2003
Menariknya, perang ini juga melibatkan teknologi kecerdasan buatan (AI):
Digunakan untuk menyaring data intelijen
Membantu menentukan target serangan
Mempercepat pengambilan keputusan militer
Hal ini menandai era baru di mana algoritma ikut berperan dalam keputusan hidup dan mati di medan perang. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media