Nasional . 28/03/2026, 14:32 WIB

Letjen Richard Tampubolon Jadi Pjs Kabais TNI, Ini Profil Sang Jenderal Kopassus

Penulis : Rizal Husen  |  Editor : Rizal Husen

Fin.co.id - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen Richard Taruli Horja Tampubolon ditunjuk sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI. Penunjukan ini dilakukan menyusul pengunduran diri Letjen TNI Yudi Abrimantyo.

Keputusan ini merupakan hasil dari rapat koordinasi tingkat tinggi antara jajaran Kemhan RI dan pimpinan TNI di Jakarta Pusat pada Rabu (25/3/2026) lalu.

Mantan Pangdam XVI/Pattimura ini akan merangkap jabatan tersebut hingga ada pejabat definitif yang ditunjuk. Siapa Richard Tampubolon?

Profil Richard Tampubolon

Alumnus Akmil 1992 ini bukan nama baru di dunia operasi khusus. Perwira jebolan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) ini dikenal sebagai "Jenderal Serba Bisa" yang memegang banyak tanggung jawab strategis.

Selain menjabat Kasum TNI, Richard Tampubolon tercatat sebagai:

• Wakil Ketua Pelaksana Tugas I Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH).

• Wakil Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera.

Selama berdinas, Richard Tampubolon telah berpengalaman mengemban berbagai jabatan penting di lingkungan militer. Dikutip dari Wikipedia, antara lain:

  • Pabandya Lid Sintel Kopassus
  • Danyon 11/Grup 1/Kopassus
  • Wadan Grup 2/Kopassus
  • Asintel Danjen Kopassus (2014)
  • Dan Grup 2/Kopassus (2014—2015)
  • Dan Grup 3/Kopassus (2015—2015)
  • Danrindam VI/Mulawarman (2016)
  • Danrem 023/Kawal Samudera (2016—2017)
  • Wadanjen Kopassus (2017—2018)
  • Kasdam VI/Mulawarman (2018—2019)
  • Kaskogabwilhan I (2019—2020)
  • Dankoopssus TNI (2020—2021)
  • Pangdam XVI/Pattimura (2021—2022)
  • Irjenad (2022—2023)
  • Pangkogabwilhan III (2023—2024)
  • Kasum TNI (2024—Sekarang)

Misi Berat Pulihkan Citra Bais

Sebelumnya, secara mengejutkan Letjen TNI Yudi Abrimantyo mengundurkan diri atau menyerahkan tongkat komando Kepala Bais TNI.

Hal ini dilakukan sebagai buntut dari insiden yang melibatkan empat anggotanya. Kasus penyiraman zat kimia asam kuat terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, di kawasan Salemba pada 12 Maret 2026 lalu, telah mencoreng citra korps Bais.

Hingga saat ini, Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI telah menahan empat personel Detasemen Markas (Denma) Bais TNI yang diduga kuat menjadi pelaku penyerangan tersebut, yaitu:

  1. Kapten NDP
  2. Lettu SL
  3. Lettu BHW
  4. Serda ES

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com