Nasional . 28/03/2026, 23:56 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Fin.co.id - Sebuah prestasi sakral nan membanggakan baru saja ditorehkan oleh putra terbaik bangsa. Adalah Pratu Nawawi MM Latifullah, seorang prajurit TNI dari kesatuan Yonif TP 834/Wakanga Mere, Kodam IX/Udayana. Dia sukses menggetarkan dunia setelah dinobatkan sebagai Juara 1 Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Internasional kategori 30 Juz di Kota Misrata, Libya (13/3/2026) lalu.
Atas dedikasi yang melampaui tugas negara tersebut, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memberikan apresiasi tertinggi berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB).
Nawawi yang sebelumnya berpangkat Prajurit Dua (Prada), kini resmi menyandang pangkat Prajurit Satu (Pratu) dalam upacara di Mabes TNI, Cilangkap, Kamis (26/3/2026).
Kompetisi bergengsi bertajuk "Martyrs of the Homeland" ini diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan Libya dan diikuti lebih dari 50 personel militer dari berbagai belahan dunia, termasuk Mauritania, Pantai Gading, hingga tuan rumah Libya.
Dalam babak final yang berlangsung di Air Defense College, Pratu Nawawi tampil memukau dengan hafalan yang presisi dan tajam, mengungguli puluhan peserta lainnya.
"Prestasi ini adalah bukti nyata kapasitas prajurit TNI tidak hanya unggul di medan laga, tetapi juga memiliki kedalaman mental dan spiritual yang luar biasa di kancah internasional," tegas Jenderal Agus Subiyanto.
Keberhasilan ini tidak datang secara instan. Sebelum terbang ke Libya, delegasi TNI yang dipimpin oleh Kolonel Laut (KH) Chumaidi menjalani penggemblengan intensif.
Pratu Nawawi dan tim mendapatkan pembinaan khusus, termasuk tahsin Al-Qur’an yang dibimbing langsung oleh tokoh-tokoh besar, seperti Ustadz Adi Hidayat, Syekh Syahrir (Libya), serta Ustadz Ulil Abshar Alhafidz di Jakarta.
Kapendam IX/Udayana, Kolonel Inf Widi Rahman, menegaskan sosok Nawawi adalah representasi dari karakter prajurit TNI modern yang adaptif.
Keberhasilan menghafal 30 juz di tengah kesibukan sebagai prajurit tempur menunjukkan kedisiplinan tingkat tinggi.
"Pencapaian ini mengharumkan nama Kodam IX/Udayana dan bangsa Indonesia, terutama karena diraih pada momentum suci bulan Ramadan 1447 Hijriah," ujar Letkol Inf Justikhandinata T, Komandan Yonif TP 834/Wakanga Mere.
Puncak acara di Libya dihadiri langsung oleh Perdana Menteri Libya, Abdul Hamid Dbeibeh, yang memberikan penghargaan kepada Pratu Nawawi sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi militer dalam menegakkan nilai-nilai moral global.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media