Internasional . 30/03/2026, 22:02 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Serangan udara Israel menewaskan sedikitnya tiga orang di Jalur Gaza pada Senin, 30 Maret 2026. Ini merupakan gelombang serangan terbaru sejak gencatan senjata yang dimediasi AS mulai berlaku lebih dari lima bulan lalu.
Petugas medis mengatakan tiga orang tewas dan dua lainnya terluka ketika sebuah pesawat Israel menembakkan rudal ke sekelompok warga Palestina di dekat lingkungan Zeitoun di Kota Gaza.
Kekerasan di Gaza terus berlanjut meskipun ada gencatan senjata dan di tengah perang Israel dengan Iran. Para pejabat kesehatan di wilayah tersebut mengatakan setidaknya 50 warga Palestina telah tewas oleh pasukan Israel sejak konflik Iran dimulai sebulan yang lalu.
Sementara itu, di Tepi Barat yang diduduki Israel, para pejabat kesehatan mengatakan pasukan Israel telah menembak dan membunuh seorang pria berusia 22 tahun di dekat kota Hebron. Mereka menambahkan bahwa tentara membawa jenazah tersebut pergi.
Sumber keamanan Palestina mengidentifikasi pria yang tewas tersebut sebagai Ramzi Awawada dan menuduh tentara Israel membiarkannya mati kehabisan darah dan mencegah tim penyelamat untuk menjangkaunya.
Secara terpisah, Militer Israel mengaku bahwa pasukan yang beroperasi di dekat kota Tulkarm menembak seorang warga Palestina yang mempercepat kendaraannya ke arah mereka, yang mengancam keselamatan mereka, dan "menetralisirnya". Para tentara tidak terluka, tambahnya.
Kemudian, kementerian kesehatan Palestina mengkonfirmasi kematian pengemudi tersebut, menambahkan bahwa tentara telah membawa jenazahnya pergi.
Kelompok hak asasi manusia dan petugas medis mengatakan, pemukim Israel memanfaatkan pembatasan pergerakan yang diberlakukan selama perang Iran untuk menyerang warga Palestina di Tepi Barat, dengan penghalang jalan militer mencegah ambulans mencapai korban dengan cepat.
"Pemukim telah membunuh setidaknya lima warga Palestina di Tepi Barat sejak konflik dimulai pada 28 Februari," kata Kementerian Kesehatan Palestina.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media