Internasional . 02/04/2026, 09:35 WIB

Sidang Darurat Dewan Keamanan PBB Memanas, Indonesia dan Israel Saling Tuding Usai Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

Insiden Pertama – 28 Maret 2026

Pada malam 28 Maret, sebuah proyektil menghantam posisi UNIFIL di wilayah Adchit al-Qusayr.

Dalam insiden ini:

  • Satu prajurit Indonesia gugur

  • Satu prajurit mengalami luka kritis

  • Tiga prajurit lainnya mengalami luka-luka

Asal proyektil tersebut masih belum dapat dipastikan dan saat ini masih dalam proses penyelidikan.

Insiden Kedua – 30 Maret 2026

Insiden kedua terjadi dua hari kemudian ketika konvoi logistik UNIFIL melintasi wilayah Bani Hayyan.

Ledakan bom menghantam kendaraan yang membawa personel penjaga perdamaian.

Akibatnya:

  • Dua prajurit Indonesia meninggal dunia di lokasi

  • Dua lainnya mengalami luka-luka

  • Salah satu korban luka dalam kondisi serius dan harus dievakuasi ke Beirut

PBB Kutuk Serangan terhadap Pasukan Perdamaian

PBB mengecam keras kedua insiden tersebut dan menegaskan bahwa pasukan penjaga perdamaian tidak boleh menjadi target serangan.

Serangan terhadap personel penjaga perdamaian dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional.

UNIFIL juga menegaskan bahwa mandat Dewan Keamanan tetap akan dijalankan meskipun situasi keamanan di wilayah tersebut sangat berbahaya. (*)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com