Sidang Darurat Dewan Keamanan PBB Memanas, Indonesia dan Israel Saling Tuding Usai Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Sidang darurat di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa berlangsung tegang di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York pada Rabu, 1 April 2026.
Insiden Pertama – 28 Maret 2026
Pada malam 28 Maret, sebuah proyektil menghantam posisi UNIFIL di wilayah Adchit al-Qusayr.
Dalam insiden ini:
-
Satu prajurit Indonesia gugur
-
Satu prajurit mengalami luka kritis
-
Tiga prajurit lainnya mengalami luka-luka
Asal proyektil tersebut masih belum dapat dipastikan dan saat ini masih dalam proses penyelidikan.
Insiden Kedua – 30 Maret 2026
Insiden kedua terjadi dua hari kemudian ketika konvoi logistik UNIFIL melintasi wilayah Bani Hayyan.
Baca Juga
Ledakan bom menghantam kendaraan yang membawa personel penjaga perdamaian.
Akibatnya:
-
Dua prajurit Indonesia meninggal dunia di lokasi
-
Dua lainnya mengalami luka-luka
-
Salah satu korban luka dalam kondisi serius dan harus dievakuasi ke Beirut
PBB Kutuk Serangan terhadap Pasukan Perdamaian
PBB mengecam keras kedua insiden tersebut dan menegaskan bahwa pasukan penjaga perdamaian tidak boleh menjadi target serangan.
Serangan terhadap personel penjaga perdamaian dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional.
UNIFIL juga menegaskan bahwa mandat Dewan Keamanan tetap akan dijalankan meskipun situasi keamanan di wilayah tersebut sangat berbahaya. (*)