Sidang Darurat Dewan Keamanan PBB Memanas, Indonesia dan Israel Saling Tuding Usai Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

news.fin.co.id - 02/04/2026, 09:35 WIB

Sidang Darurat Dewan Keamanan PBB Memanas, Indonesia dan Israel Saling Tuding Usai Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Daftar Negara yang Pro Resolusi PBB ke Israel

Menurut Umar Hadi, pelanggaran wilayah oleh militer Israel menjadi pemicu utama meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut.

“Eskalasi saat ini tidak terjadi begitu saja. Ini bermula dari pelanggaran berulang oleh militer Israel ke wilayah Lebanon,” ujarnya dalam sidang Dewan Keamanan.

Indonesia juga mendesak Israel untuk menghentikan operasi militer yang dianggap melanggar kedaulatan Lebanon serta membahayakan pasukan penjaga perdamaian PBB.

Israel Tuding Hizbullah Gunakan Pasukan PBB sebagai Tameng

Advertisement

Menanggapi tuduhan tersebut, Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, membantah bahwa negaranya bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Sebaliknya, Israel menuding kelompok militan Hizbullah sebagai pihak yang menempatkan pasukan UNIFIL dalam posisi berbahaya.

Menurut Danon, Hizbullah sengaja beroperasi di dekat posisi pasukan PBB untuk menjadikan mereka sebagai tameng di garis depan konflik.

Ia juga mengungkapkan bahwa Israel sebelumnya telah mengirimkan surat peringatan resmi kepada UNIFIL pada 22 Maret terkait potensi bahaya di wilayah Janbat.

“Kami meminta reposisi sementara pasukan PBB bukan untuk meningkatkan eskalasi, tetapi untuk melindungi mereka dari bahaya,” kata Danon sambil menunjukkan dokumen peringatan tersebut di hadapan anggota Dewan Keamanan.

Situasi Perbatasan Lebanon Selatan Masih Memanas

Hingga kini, situasi keamanan di wilayah perbatasan Lebanon Selatan masih sangat tegang.

PBB terus mendesak semua pihak yang terlibat konflik untuk menahan diri dan menghormati mandat pasukan perdamaian UNIFIL yang bertugas menjaga stabilitas kawasan.

Mandat UNIFIL sendiri diberikan oleh Dewan Keamanan PBB untuk memantau penghentian permusuhan antara Israel dan Hizbullah serta membantu menjaga stabilitas di sepanjang perbatasan Lebanon-Israel.

Dua Insiden Mematikan dalam Waktu 24 Jam

Gugurnya tiga prajurit TNI tersebut terjadi dalam dua insiden terpisah dalam waktu kurang dari 24 jam.

Advertisement
Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Redaktur Pelaksana FIN.CO.ID