Internasional . 06/04/2026, 22:37 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Blokade de facto ini menciptakan kekacauan logistik. Biaya asuransi pengiriman dilaporkan meroket 4 hingga 6 kali lipat.
Selain ancaman serangan fisik, para nakhoda kapal juga melaporkan adanya gangguan navigasi berupa GNSS jamming dan spoofing satelit yang membuat sistem navigasi otomatis tidak berfungsi.
Situasi ini memaksa sejumlah raksasa energi dunia menyatakan force majeure karena ketidakpastian keamanan di jalur yang mengangkut 20 persen pasokan minyak dunia tersebut dapat memicu krisis ekonomi global yang lebih dalam jika tidak segera diredakan melalui jalur diplomasi.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media