Nasional . 06/04/2026, 11:57 WIB

Identitas Benda Bercahaya di Langit Lampung Terungkap: Ternyata Sampah Roket China

Penulis : Lina  |  Editor : Lina

fin.co.id – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengonfirmasi bahwa benda bercahaya yang melintasi wilayah udara Lampung dan Banten pada Minggu malam merupakan sampah antariksa. Fenomena yang sempat viral di media sosial tersebut berasal dari bekas roket milik China yang terbakar saat memasuki atmosfer Bumi.

Profesor Astronomi BRIN, Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa objek terang tersebut merupakan komponen roket pendorong Long March 3B (CZ-3B). Berdasarkan pengamatan, benda langit itu tampak terpecah menjadi beberapa bagian kecil saat meluncur jatuh.

"Masyarakat di sekitar Lampung dan Banten menyaksikan objek terang yang pecah di langit. Fenomena itu adalah serpihan sampah antariksa," ujar Thomas melalui keterangan resminya, Senin 6 April 2026.

Analisis Orbit dan Titik Jatuh

Hasil pelacakan dari Space-Track dan analisis orbit menunjukkan bahwa sisa roket China tersebut bergerak dari arah India menuju Samudera Hindia. Objek melintasi pantai barat Sumatera sebelum akhirnya hancur terbakar akibat gesekan atmosfer yang sangat padat.

Thomas merinci bahwa benda tersebut melintas tepat pukul 19.56 WIB. Ketinggian objek tercatat terus menurun hingga berada di bawah 120 kilometer, sebuah titik di mana gesekan udara memicu panas ekstrem dan menghancurkan badan roket.

"Objek memasuki atmosfer padat, terus terbakar, dan pecah. Itulah visual yang dilihat oleh warga," tambah Thomas Djamaluddin.

Viral di Media Sosial

Sebelum adanya konfirmasi resmi dari BRIN, warga Lampung dan sekitarnya sempat dihebohkan oleh rekaman video amatir. Dalam video berdurasi singkat tersebut, terlihat sebuah cahaya terang memanjang yang perlahan berpencar menjadi serpihan-serpihan kecil di langit malam.

Fenomena jatuhnya sampah antariksa jenis ini biasanya tidak berbahaya bagi warga di daratan karena sebagian besar material sudah habis menguap atau terbakar sebelum menyentuh tanah. Meskipun demikian, BRIN berkomitmen untuk terus memantau dinamika benda langit guna memastikan keamanan wilayah udara Indonesia.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com