Ekonomi . 07/04/2026, 21:55 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak di Tengah Ultimatum Trump ke Iran, Brent Tembus US$111 per Barel!

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

Jika kesepakatan tersebut tidak tercapai, Trump memperingatkan bahwa militer AS akan menyerang berbagai infrastruktur penting di Iran.

Target yang disebutkan antara lain jembatan, pembangkit listrik, dan fasilitas strategis lainnya.

Ancaman tersebut menambah ketegangan di kawasan yang selama ini sudah dikenal sebagai pusat geopolitik energi dunia.

Ketegangan juga berdampak pada situasi keamanan di wilayah sekitar Iran. Militer Israel bahkan mengeluarkan peringatan khusus kepada warga Iran.

Pihak militer Israel meminta masyarakat Iran untuk tidak menggunakan transportasi kereta api secara nasional serta menjauhi area di sekitar jalur rel.

Peringatan tersebut memicu spekulasi bahwa jalur transportasi dan infrastruktur publik berpotensi menjadi target dalam eskalasi konflik yang lebih besar.

Lonjakan harga minyak dunia menunjukkan bahwa pasar global sangat sensitif terhadap perkembangan geopolitik di Timur Tengah.

Kawasan tersebut merupakan salah satu pusat produksi dan distribusi minyak terbesar di dunia. Gangguan sekecil apa pun dapat memicu lonjakan harga energi di berbagai negara.

Para analis energi menilai bahwa jika konflik benar-benar meningkat, harga minyak dunia bisa melonjak lebih tinggi lagi dalam waktu singkat.

Situasi ini berpotensi memberikan dampak luas terhadap perekonomian global, mulai dari inflasi energi hingga kenaikan harga bahan bakar di berbagai negara. (*)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com