Nasional . 07/04/2026, 11:51 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengungkapkan pemerintah mulai membangun rumah susun (rusun) bagi warga yang tinggal di bantaran rel kereta api di kawasan Senen, Jakarta Pusat.
Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto setelah kunjungannya ke lokasi beberapa waktu lalu.
Pada tahap awal, pemerintah menargetkan pembangunan sekitar 300 unit hunian, dengan angka lebih rinci mencapai 324 unit. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada 15 Juni 2026.
“Sekitar 324 unit untuk tahap pertama di Senen, target selesai 15 Juni 2026,” ujar Ara di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin, 6 April 2026.
Selain pembangunan oleh pemerintah, PT Kereta Api Indonesia (KAI) juga tengah menyiapkan sekitar 500 unit hunian tambahan yang akan segera diproses.
Dengan demikian, total sementara hunian yang disiapkan bagi warga bantaran rel di kawasan Pasar Senen mencapai 824 unit.
Ara berharap proyek di Senen dapat menjadi yang pertama diselesaikan sebelum pengembangan lanjutan di lokasi lain.
Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan langkah strategis terkait pemanfaatan lahan negara, termasuk aset milik KAI. Sesuai arahan Presiden, lahan negara akan dioptimalkan untuk kepentingan publik, khususnya penyediaan perumahan.
Ara menambahkan, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Nusron Wahid, telah diminta untuk mempercepat penyediaan lahan perumahan. Sementara itu, aspek pembiayaan dan pembangunan akan didukung oleh Danantara.
Langkah ini diharapkan mampu mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat, khususnya mereka yang selama ini tinggal di kawasan rawan seperti bantaran rel kereta api.
Anisha Aprilia/Disway
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media