Internasional . 07/04/2026, 21:05 WIB

Perang ke Iran Dianggap Ilegal, Anggota Kongres AS Ajukan Pemakzulan Menteri Pertahanan Pete Hegseth!

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

fin.co.id - Seorang anggota Kongres dari Partai Demokrat, Yassamin Ansari, secara terbuka menyerukan langkah pemakzulan terhadap Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth.

Ansari menilai kebijakan militer yang dijalankan Hegseth dalam konflik dengan Iran berpotensi melanggar hukum internasional dan dapat dikategorikan sebagai tindakan perang ilegal.

Dalam pernyataannya pada Senin (6/4/2026), Ansari menegaskan bahwa eskalasi militer yang terus meningkat dapat mengarah pada dugaan kejahatan perang.

“Saya menyerukan Amendemen ke-25 dan memperkenalkan Pasal Pemakzulan,” tulis Ansari melalui pernyataan yang diunggah di media sosial.

Langkah tersebut menjadi sinyal meningkatnya tekanan politik terhadap pemerintah AS terkait operasi militer yang dilakukan di Timur Tengah.

Dorongan pemakzulan terhadap Pete Hegseth muncul setelah laporan awal investigasi mengenai serangan rudal Amerika Serikat di Iran.

Menurut temuan awal, sebuah serangan rudal yang dilancarkan militer AS dilaporkan menghantam sebuah sekolah dasar. Serangan tersebut disebut menewaskan sedikitnya 175 orang, yang sebagian besar dilaporkan merupakan anak-anak.

Insiden tersebut memicu kecaman luas dari berbagai pihak dan memperbesar tekanan terhadap pemerintah AS.

Para pengamat hukum internasional menyebut bahwa serangan terhadap fasilitas sipil seperti sekolah dapat dikategorikan sebagai pelanggaran hukum perang jika terbukti tidak memiliki target militer yang sah.

Kontroversi ini semakin memperumit posisi pemerintah AS di mata komunitas internasional.

Ketegangan semakin meningkat setelah Presiden AS, Donald Trump, sebelumnya mengeluarkan ancaman akan menyerang sejumlah infrastruktur penting di Iran.

Target yang disebut termasuk pembangkit listrik dan jembatan yang merupakan bagian dari fasilitas sipil.

Ancaman tersebut menuai kritik tajam dari berbagai pihak karena dianggap dapat memperluas konflik dan menimbulkan korban sipil.

Meski demikian, dalam pernyataan terbarunya kepada wartawan, Trump mengatakan dirinya masih berharap tidak perlu melakukan serangan tersebut.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com