Ekonomi . 08/04/2026, 20:15 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Fin.co.id - Dunia industri dalam negeri kini tengah menghadapi tekanan berat. Ini menyusul lonjakan harga plastik yang sangat signifikan per April 2026. Gangguan rantai pasok global telah memicu kenaikan harga bahan baku plastik di pasar domestik dengan persentase mencapai 80 hingga 100 persen.
Situasi ini memaksa pelaku usaha dan konsumen menyesuaikan diri dengan harga baru yang cukup mencekik.
Plastik kresek yang sebelumnya terjangkau kini melambung hingga Rp15.000 - Rp25.000 per pak.
Sementara itu, jenis plastik sampah (trash bag) ukuran besar (90x120cm) kini dibanderol di kisaran Rp19.000 hingga Rp30.000 per kg.
"Kami pemerintah terus menerus setiap hari, kita memonitor seluruh komoditas yang terkena dampak terhadap kenaikan-kenaikan harga di dunia," tegas Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada Rabu (8/4/2026).
Kenaikan ini merata di berbagai jenis plastik, mulai dari kiloan hingga kemasan khusus pengiriman online shop. Berikut rincian estimasi harga di pasaran:
Pemerintah mengidentifikasi bahwa gejolak harga ini merupakan dampak langsung dari dinamika geopolitik global, terutama konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah.
Gangguan pada sektor energi dan jalur perdagangan internasional berpengaruh langsung pada sektor industri plastik nasional yang mayoritas bahan bakunya masih bergantung pada impor.
Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa kenaikan harga energi dunia secara otomatis mengerek biaya produksi dan logistik bahan baku polimer.
Pemerintah menyadari bahwa dampak ini sangat dirasakan oleh industri manufaktur dan UMKM yang mengandalkan plastik sebagai kemasan utama produk mereka.
Langkah-langkah strategis tengah disusun melalui koordinasi intensif antara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian.
Fokus utamanya adalah mencari solusi untuk meredam tekanan harga dan menjaga stabilitas pasokan di tingkat nasional.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media