Nasional . 08/04/2026, 17:05 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id – Program motor listrik milik Badan Gizi Nasional (BGN) ternyata belum akan berjalan serentak di seluruh Indonesia. Untuk tahap awal, kendaraan tersebut hanya akan dioperasikan di dua provinsi, yakni DKI Jakarta dan Jawa Barat.
Hal ini disampaikan oleh Fariz Alauddin, yang menyebut bahwa unit motor listrik sebenarnya sudah siap digunakan dan saat ini berada di Kodim 0505 Jakarta Timur.
"Informasi terakhir yang saya dapatkan, ini dalam waktu dekat. Secara unit sudah ada di Kodim 0505 Jakarta Timur. Itu tinggal menunggu pelat polisi," ujar Fariz saat dihubungi Disway Group, Senin, 6 April 2026.
Menurutnya, dipilihnya Jakarta dan Jawa Barat sebagai lokasi awal bukan tanpa alasan. Kedua wilayah tersebut dinilai paling dekat dengan pusat kendali operasional, sehingga memudahkan tahap implementasi awal program.
Meski begitu, Fariz memastikan bahwa daerah lain tetap akan mendapatkan alokasi serupa. Program ini, kata dia, dirancang untuk menjangkau seluruh 38 provinsi di Indonesia secara bertahap.
"Kalau untuk wilayah lain pasti menyusul. Karena program ini kan merata di seluruh Indonesia. Namun untuk pelaksanaan dan implementasinya mungkin didahulukan di Ibu Kota dan Jawa Barat sebagai wilayah terdekat," tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa motor listrik tersebut bukan untuk distribusi makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), melainkan sebagai fasilitas operasional bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Fungsinya lebih difokuskan untuk menunjang mobilitas dalam melakukan pengawasan dapur umum serta kunjungan rutin ke sekolah-sekolah penerima manfaat.
"Keperluan motor tersebut memang diadakan khusus untuk Kepala SPPG. Untuk pendistribusian MBG (Makan Bergizi Gratis), kita tetap menggunakan mobil yang disewakan kepada mitra," tegasnya.
Hasyim Ashari/Disway
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media