Donald Trump Hadapi Upaya Pemakzulan Setelah Ancam Perang Nuklir dengan Iran
Gelombang kritik terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menguat setelah pernyataannya yang dianggap mengancam perang besar dengan Iran. Sejumlah politikus dari Partai Demokrat bahkan mulai menyerukan pemakzulan atau pencopotan Trump dari jabatan presiden.
Meski demikian, beberapa tokoh Partai Republik juga menyuarakan kekhawatiran terhadap pernyataan Trump.
Politikus Partai Republik Marjorie Taylor Greene bahkan menyebut pernyataan tersebut sebagai tindakan “kejahatan dan kegilaan”.
Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak seharusnya menghancurkan peradaban negara lain.
Senator Lisa Murkowski juga mengecam retorika Trump yang menurutnya tidak dapat dibenarkan sebagai strategi negosiasi.
Baca Juga
Ia menilai pernyataan tersebut berpotensi membahayakan warga Amerika serta merusak citra negara yang selama ini dipandang sebagai simbol kebebasan global.
Selain itu, Senator Ron Johnson menyatakan harapannya bahwa ancaman Trump hanyalah gertakan.
“Kita tidak sedang berperang dengan rakyat Iran. Kita sedang berusaha membebaskan mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota Kongres Nathaniel Moran menegaskan bahwa dirinya tidak mendukung gagasan penghancuran sebuah peradaban.
Menurutnya, pertahanan nasional harus tetap berfokus pada perlindungan rakyat Amerika tanpa mengorbankan nyawa warga sipil.
Pendapat serupa juga disampaikan oleh politisi independen Kevin Kiley yang menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak pernah menjadikan penghancuran peradaban sebagai kebijakan negara.
Baca Juga
Ia juga mengingatkan bahwa Kongres memiliki tanggung jawab untuk mengawasi operasi militer dan memastikan kebijakan tersebut sesuai dengan hukum Amerika Serikat serta perjanjian internasional. *