Internasional . 10/04/2026, 08:57 WIB

Trump Disindir TACO Usai Mundur dari Ancaman Serangan ke Iran, Apa Maksudnya?

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menunda realisasi ancamannya terhadap Iran. Keputusan tersebut memicu kembali kritik yang belakangan ramai disematkan kepadanya dengan sebutan “TACO”.

Sebelumnya, Trump memberikan tenggat waktu hingga 7 April bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz. Ancaman itu ia sampaikan lewat unggahan bernada keras di media sosial pada Minggu Paskah.

Menjelang batas waktu tersebut, Trump bahkan sempat meningkatkan tekanan terhadap Iran dengan mengancam akan menyerang sejumlah infrastruktur penting negara itu, termasuk pembangkit listrik dan jembatan. Ia bahkan menulis bahwa “seluruh peradaban akan mati malam ini”.

Namun situasi berubah hanya beberapa jam sebelum tenggat waktu berakhir. Trump justru mengumumkan adanya kesepakatan gencatan senjata sementara selama dua minggu dengan Iran.

"Alasan untuk melakukan hal itu adalah karena kita telah memenuhi dan melampaui semua tujuan militer, dan telah sangat jauh dalam mencapai kesepakatan definitif mengenai perdamaian jangka panjang dengan Iran, dan perdamaian di Timur Tengah," kata Trump di Truth Social.

Penundaan tersebut menandai kali keempat Trump mengurungkan ancaman serangan terhadap infrastruktur utama Iran. Sikap yang berubah-ubah itu kemudian kembali memunculkan istilah “TACO” yang sering digunakan para pengkritiknya.

Apa Itu Istilah TACO?

Istilah “TACO” pertama kali diperkenalkan oleh kolumnis Financial Times, Robert Armstrong, pada Mei 2025. Ia menggunakan istilah tersebut untuk menggambarkan fenomena di pasar keuangan yang berkaitan dengan kebijakan Trump.

TACO merupakan singkatan dari “Trump Always Chickens Out”, yang secara sederhana diartikan sebagai “Trump selalu mundur”.

Armstrong menjelaskan bahwa sejumlah investor bahkan memanfaatkan pola tersebut sebagai strategi perdagangan. Ketika Trump mengumumkan kebijakan tarif tinggi dan pasar saham turun, sebagian investor justru membeli saham dengan asumsi bahwa Trump pada akhirnya akan menarik kembali kebijakannya dan pasar akan kembali pulih.

Trump sendiri pernah menanggapi istilah tersebut ketika seorang wartawan menanyakan maknanya. Ia menolak anggapan tersebut dan menyebut pendekatan yang ia lakukan sebagai bagian dari strategi diplomasi.

"Anda mengajukan pertanyaan yang tidak sopan seperti itu. Itu namanya negosiasi."

Peran Pakistan dalam Gencatan Senjata

Kesepakatan gencatan senjata dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran diumumkan sekitar 90 menit sebelum tenggat waktu ultimatum berakhir. Dalam proses tersebut, Pakistan disebut berperan sebagai mediator.

Baik Washington maupun Teheran sama-sama mengklaim keberhasilan dari kesepakatan tersebut.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com