Internasional

Gencatan Senjata Iran–AS di Ujung Tanduk! Iran Dikabarkan Ogah Hadir di Perundingan Islamabad

Kabar terbaru menyebutkan delegasi dari Teheran kemungkinan tidak akan menghadiri perundingan tersebut, sehingga memunculkan kekhawatiran konflik dapat kembali memanas.

Gencatan Senjata Iran–AS di Ujung Tanduk! Iran Dikabarkan Ogah Hadir di Perundingan Islamabad

Wakil Presiden AS Berangkat ke Pakistan

Di sisi lain, Amerika Serikat tetap menunjukkan keseriusannya menghadiri pembicaraan damai tersebut.

Wakil Presiden AS, JD Vance, dilaporkan telah berangkat menuju Pakistan pada Jumat (10 April 2026) untuk memimpin delegasi Washington dalam perundingan yang sangat dinantikan itu.

Delegasi Amerika Serikat juga akan melibatkan beberapa tokoh penting lainnya, antara lain:

Informasi tersebut disampaikan oleh Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt.

Washington Tawarkan Negosiasi dengan Syarat

Sebelum keberangkatannya, JD Vance menyampaikan bahwa pemerintah Amerika Serikat tetap membuka peluang dialog dengan Iran.

Namun, ia menegaskan bahwa negosiasi hanya dapat berjalan jika Teheran benar-benar datang dengan itikad baik.

“Kami menantikan negosiasi tersebut. Saya pikir itu akan positif. Jika Iran bersedia bernegosiasi dengan itikad baik, kami tentu siap mengulurkan tangan,” ujar Vance.

Meski demikian, ia juga memperingatkan bahwa Washington tidak akan menerima jika Iran mencoba memanfaatkan meja perundingan untuk kepentingan strategis tertentu.

“Jika mereka mencoba mempermainkan kita, maka tim perundingan tidak akan menerima hal itu,” tegasnya.

Gencatan Senjata Masih Diperdebatkan

Kesepakatan gencatan senjata yang dicapai pada 7 April 2026 sejatinya berhasil meredakan konflik yang berlangsung selama lebih dari sebulan.

Namun hingga kini, sejumlah aspek penting dari kesepakatan tersebut masih diperdebatkan oleh berbagai pihak.

Berita Terkait