Internasional . 12/04/2026, 16:09 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Trump menilai negara-negara yang sangat bergantung pada pasokan energi dari Timur Tengah perlu mengambil peran lebih besar dalam menjaga keamanan kawasan tersebut.
Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik ini, rencana pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping juga menjadi perhatian dunia.
Pertemuan yang awalnya dijadwalkan berlangsung pada awal Mei di Beijing itu sempat direncanakan untuk membahas berbagai isu strategis, termasuk konflik perdagangan antara kedua negara.
Namun agenda tersebut tertunda karena meningkatnya konflik yang melibatkan Iran.
Pertemuan tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk meredakan ketegangan geopolitik sekaligus memperbaiki hubungan antara dua kekuatan ekonomi terbesar dunia.
Jika laporan mengenai pengiriman sistem pertahanan udara China ke Iran terbukti benar, langkah tersebut dapat memperburuk ketegangan geopolitik global.
Pengiriman senjata berpotensi memicu eskalasi konflik serta memperbesar keterlibatan negara-negara besar dalam konflik Timur Tengah.
Selain itu, konflik yang terus berlangsung juga dapat berdampak pada stabilitas ekonomi global, terutama terkait pasokan energi dan perdagangan internasional.
Karena itu, banyak pihak berharap agar upaya diplomasi internasional dapat segera meredakan ketegangan yang terjadi. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media