Internasional . 13/04/2026, 14:51 WIB

Negara-Negara Teluk Mulai Tinggalkan Senjata AS? Drone Ukraina hingga Sistem Korea Selatan Jadi Andalan Baru

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

Beberapa negara bahkan mulai mempertimbangkan ulang pembelian sistem tersebut karena keterlambatan pengiriman.

Perubahan strategi pertahanan negara Teluk tidak lepas dari dampak serangan balasan Iran yang mengejutkan Amerika Serikat dan sekutunya.

Iran diketahui menggunakan drone murah dalam jumlah besar untuk melancarkan serangan massal.

Drone seperti Shahed memungkinkan serangan dilakukan dengan biaya sangat rendah namun dalam jumlah besar. Strategi ini membuat sistem pertahanan udara konvensional menjadi kurang efisien karena biaya rudal pencegat jauh lebih mahal dibandingkan drone yang ditembak jatuh.

Kondisi tersebut memaksa banyak negara untuk mulai memikirkan kembali konsep pertahanan udara mereka.

Alih-alih hanya mengandalkan rudal mahal, beberapa negara kini mengembangkan sistem pertahanan berbasis drone pencegat atau rudal kecil berbiaya rendah. (*)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com