Nasional . 14/04/2026, 10:15 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Dalam kesempatan tersebut, Pete Hegseth juga menyampaikan apresiasi kepada Indonesia atas dukungan dalam upaya menemukan dan memulangkan sisa-sisa anggota militer Amerika yang gugur selama Perang Dunia II.
Ia menyebut Indonesia berperan penting dalam membantu Amerika Serikat menemukan serta melindungi lokasi sisa-sisa prajurit yang gugur saat bertempur di wilayah Asia Tenggara.
Melalui perjanjian kemitraan ini, Badan Akuntansi POW/MIA Departemen Pertahanan AS juga akan mendapatkan akses untuk melakukan upaya pemulihan sisa-sisa anggota militer tersebut di Indonesia.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa Indonesia memiliki komitmen kuat untuk terus mengembangkan hubungan pertahanan dengan Amerika Serikat.
Ia menyatakan bahwa kerja sama tersebut harus dijaga dan dilanjutkan oleh generasi penerus kedua negara.
“Hari ini kami hadir sebagai delegasi Indonesia dengan antusiasme besar untuk terus mengembangkan hubungan pertahanan kita yang harus dilestarikan oleh generasi penerus di Indonesia dan Amerika Serikat,” kata Sjafrie.
Menurutnya, kerja sama tersebut dilandasi oleh prinsip saling menghormati dan saling menguntungkan demi kepentingan nasional masing-masing negara.
Hubungan antara Indonesia dan Amerika Serikat sebenarnya telah terjalin sangat lama.
Kedua negara secara resmi menjalin hubungan diplomatik sejak tahun 1949, tidak lama setelah Indonesia meraih kemerdekaan dari Belanda.
Selama lebih dari 75 tahun, hubungan kedua negara terus berkembang di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga pertahanan.
Baik Hegseth maupun Sjafrie menggambarkan kemitraan pertahanan baru ini sebagai “garis keberangkatan” atau titik awal bagi misi kerja sama yang lebih besar di masa depan.
Istilah tersebut dalam dunia militer sering digunakan untuk menandai dimulainya sebuah operasi atau fase baru dalam strategi pertahanan.
“Jadi, inilah bab berikutnya dan misi baru kita bersama demi negara besar kita,” ujar Hegseth. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media