Nasional . 15/04/2026, 14:26 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
fin.co.id - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi mengakhiri rangkaian kunjungan kerja luar negerinya di Benua Biru dan tiba kembali di tanah air pada Rabu siang, 15 April 2026. Pesawat kepresidenan mendarat mulus di Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, sekitar pukul 13.55 WIB, menandai selesainya misi diplomasi tingkat tinggi di Rusia dan Prancis.
Kepulangan kepala negara ini membawa sejumlah poin kerja sama penting, mulai dari sektor pertahanan hingga ketahanan energi nasional. Dalam lawatan tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memimpin langsung prosesi penyambutan di landasan pacu. Sejumlah pejabat tinggi negara juga tampak hadir memberikan penghormatan, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala BIN M. Herindra.
Seturunnya dari tangga pesawat, Presiden yang mengenakan setelan safari coklat dan topi biru ikoniknya menyalami jajaran pejabat tersebut satu per satu. Ia sempat berbincang singkat di area landasan sebelum akhirnya meninggalkan lokasi menggunakan mobil kepresidenan RI 1 untuk melanjutkan agenda kenegaraan lainnya.
Sebelum bertolak ke Jakarta, Presiden Prabowo melakukan pertemuan bilateral yang sangat produktif dengan Presiden Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow. Diskusi intensif kedua pemimpin negara ini berfokus pada penguatan sektor-sektor kunci yang menjadi tulang punggung kerja sama kedua negara.
Rusia berkomitmen meningkatkan kolaborasi di bidang energi, termasuk potensi pengembangan energi nuklir dan infrastruktur kelistrikan. Selain itu, sektor pendidikan juga menjadi sorotan guna mempererat hubungan antarmasyarakat melalui pertukaran pelajar dan riset.
"Mitra-mitra kami dan partner kami dari kedua belah pihak selalu mengutamakan bidang-bidang yang merupakan bidang kunci untuk kerja sama kita," ungkap Presiden Vladimir Putin melalui kanal Sekretariat Presiden.
Setelah dari Moskow, Presiden Prabowo melanjutkan perjalanan ke Paris untuk bertemu dengan Presiden Emmanuel Macron. Pertemuan ini menjadi krusial mengingat Indonesia tengah mempercepat modernisasi kekuatan militer dan transisi menuju energi bersih.
Beberapa poin utama hasil kesepakatan dengan Prancis meliputi:
Pengadaan Alutsista: Melanjutkan komitmen penguatan industri pertahanan dalam negeri melalui transfer teknologi.
Transisi Energi: Pengembangan energi baru terbarukan (EBT) guna mencapai target net zero emission.
Infrastruktur dan Transportasi: Kerja sama pembangunan fasilitas publik modern di Indonesia.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media