Nekat Berangkat Haji Tanpa Visa Resmi? Siap-siap Ditolak, Didenda, hingga Dideportasi dan Diblacklist 10 Tahun

news.fin.co.id - 15/04/2026, 17:57 WIB

Nekat Berangkat Haji Tanpa Visa Resmi? Siap-siap Ditolak, Didenda, hingga Dideportasi dan Diblacklist 10 Tahun

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mohammad Irfan Yusuf dalam konferensi pers di Kantor Staf Presiden, Jakarta Pusat, Rabu, 15 April 2026. Foto: Anisha Aprilia

Ia menyebutkan terdapat 177 hotel yang disiapkan di sejumlah kawasan di Makkah, seperti Jarwal, Misfalah, Raudhah, Syisyah, dan Aziziyah. Sementara di Madinah, disediakan 100 hotel yang seluruhnya berada di kawasan Markaziyah sehingga jamaah tidak memerlukan transportasi jauh menuju Masjid Nabawi.

Untuk layanan konsumsi, pemerintah menyiapkan 51 dapur di Makkah dan 23 dapur di Madinah guna memenuhi kebutuhan makanan jemaah.

Dari sisi transportasi, berbagai armada bus telah disiapkan untuk rute antarkota, seperti Madinah–Makkah, Jeddah–Makkah, hingga rute kepulangan. Selain itu, tersedia juga Bus Shalawat yang beroperasi 24 jam dari penginapan menuju Masjidil Haram, serta Bus Masyair yang mengangkut jamaah dari hotel ke Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Di bidang layanan kesehatan, disiapkan 40 klinik di Makkah dan 5 klinik di Madinah. Setiap kloter juga akan didampingi satu dokter dan satu tenaga kesehatan. Kementerian juga bekerja sama dengan rumah sakit besar di Saudi, yakni Saudi German Hospital.

Advertisement

Terkait kartu Nusuk, distribusi telah diterima dari dua penyedia layanan, yaitu Syarikah Dhiyuful Bait dan Mashariq. Namun, sebagian kartu dari Dhiyuful Bait masih tertahan di Bea Cukai Indonesia.

“Kami sedang membantu proses pengeluaran kartu Nusuk agar bisa segera didistribusikan,” pungkasnya.

Anisha Aprilia/Disway

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID