Nasional . 18/04/2026, 13:10 WIB

Aturan Baru, Oleh-Oleh Haji 2026 Bisa Bebas Pajak Hingga Rp48 Juta, Ini Syaratnya!

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

Bea Cukai menegaskan bahwa fasilitas ini hanya berlaku untuk:

  • Barang pribadi

  • Oleh-oleh jemaah

Tidak berlaku untuk:

  • Barang titipan

  • Jasa titip (jastip)

Hal ini penting untuk mencegah penyalahgunaan fasilitas oleh pihak yang tidak berhak.

Ketentuan Kemasan dan Pengiriman

Agar mendapatkan fasilitas bebas pajak, ada aturan teknis yang harus dipatuhi:

  • Maksimal 1 paket per pengiriman

  • Ukuran paket maksimal:

    • Panjang 60 cm

    • Lebar 60 cm

    • Tinggi 80 cm

Pengiriman bisa dilakukan melalui:

  • Pos resmi seperti Pos Indonesia

  • Jasa pengiriman internasional

Jika jemaah mengirim barang melebihi batas nilai atau frekuensi, maka akan dikenakan:

  • Bea masuk flat: 7,5 persen

  • PPN: 11 persen

Artinya, kelebihan nilai tetap bisa dikirim, tetapi akan dikenakan pajak sesuai ketentuan.

Perbedaan Barang Kiriman dan Barang Bawaan

Selain barang kiriman, aturan juga berlaku untuk barang bawaan saat pulang:

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com