Megapolitan . 21/04/2026, 19:34 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Kepolisian Daerah (Polda) Banten tengah menggencarkan pembangunan Jembatan Merah Putih untuk membuka akses mobilitas masyarakat yang selama ini terhambat oleh kondisi infrastruktur yang rusak. Kabupaten Lebak ditetapkan sebagai wilayah prioritas dalam proyek ini.
Kapolda Banten Inspektur Jenderal Polisi Hengki menyatakan, pembangunan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya jembatan penghubung yang tidak layak pakai. Kondisi tersebut memaksa warga bertaruh nyawa untuk beraktivitas.
"Tujuannya menghubungkan antardesa dan menjadi prioritas, terutama memudahkan akses anak sekolah. Kita tahu masih ada warga yang harus menyeberangi sungai dengan bergelantungan pada tali," ujar Hengki saat acara peletakan batu pertama (groundbreaking) di Tangerang, Selasa (21/4/2026).
Hengki menjelaskan, proyek jembatan ini sudah berjalan di beberapa titik, salah satunya di Desa Pasir Buyut, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang. Pada hari ini, pembangunan serupa dimulai di Desa Pangadegan, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, dengan target penyelesaian 1,5 hingga dua bulan ke depan.
Polda Banten berkomitmen melanjutkan pembangunan di wilayah lain, mencakup Kabupaten Serang, Tangerang, dan Kota Cilegon. Namun, Kabupaten Lebak akan mendapat perhatian khusus.
"Untuk Lebak, direncanakan ada 42 jembatan yang akan dibangun oleh Bapak Kapolri," ungkap Hengki.
Terkait pendanaan, proyek Jembatan Merah Putih ini menggunakan skema anggaran gabungan yang bersumber dari APBN, APBD, serta kontribusi sektor swasta.
"Selain anggaran negara melalui DIPA, APBD, maupun APBN, kami juga menggandeng pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR)," tutupnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media