Perang AS-Iran Memanas! Stok Rudal Patriot Amerika Terkuras, Gencatan Senjata Masih Abu-abu!

news.fin.co.id - 22/04/2026, 16:13 WIB

Perang AS-Iran Memanas! Stok Rudal Patriot Amerika Terkuras, Gencatan Senjata Masih Abu-abu!

Iran Meragukan Pernyataan Trump

Di sisi lain, Iran justru menunjukkan sikap skeptis. Media lokal Tasnim News Agency melaporkan bahwa Teheran tidak pernah meminta perpanjangan gencatan senjata.

Bahkan, pihak Iran menilai pernyataan Trump hanya sebagai taktik politik semata. Seorang penasihat dari Ketua Parlemen Mohammad Baqer Qalibaf menyebut bahwa pengumuman tersebut tidak memiliki bobot nyata.

Iran juga mengancam akan mematahkan blokade laut yang dilakukan AS jika tekanan terus berlanjut.

Advertisement

Perang ini bermula pada 28 Februari 2026 ketika AS dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran. Konflik kemudian meluas ke negara-negara Teluk dan bahkan melibatkan kelompok Hizbullah di Lebanon.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu disebut telah lama menginginkan perubahan rezim di Iran. Namun, langkah AS dalam bergabung ke perang ini dinilai tidak konsisten, memicu kebingungan di pasar global.

Dampak konflik sangat luas:

  • Lebih dari 5.000 warga sipil tewas

  • Ratusan ribu orang mengungsi

  • Ketegangan geopolitik meningkat drastis

Selat Hormuz Ditutup

Salah satu dampak paling signifikan adalah penutupan Selat Hormuz, jalur vital distribusi minyak dunia antara Iran dan Oman.

Penutupan ini menyebabkan harga minyak melonjak tajam dan memicu kekhawatiran resesi global. Iran diketahui memiliki kemampuan strategis untuk mengontrol jalur pelayaran di wilayah tersebut.

Pasar global pun bereaksi cepat:

  • Kontrak berjangka saham AS mengalami kenaikan

  • Nilai dolar berfluktuasi

  • Harga minyak sempat turun setelah pengumuman gencatan senjata (*)

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Redaktur Pelaksana FIN.CO.ID