Politik . 25/04/2026, 11:20 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Golkar menegaskan komitmennya dalam menjaga nilai pluralisme dan keberagaman melalui momentum perayaan Paskah. Peringatan hari besar keagamaan di lingkungan Golkar bukanlah hal yang baru.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Dia menegaskan, perayaan hari keagamaan di Golkar sudah menjadi bagian dari identitas partai sejak awal berdiri, yang terbuka bagi berbagai latar belakang suku, agama, dan golongan.
“Di Golkar tidak pernah membedakan di mana kau berasal, suku apa, agama apa. Karena Golkar lahir untuk hadir dalam rangka memberikan karya nyata, seperti kasih menembus perbedaan,” kata Bahlil dalam "Pentas Musik & Refleksi Paskah Nasional Partai Golkar 2026" di Jakarta, Jumat malam, 24 April 2026.
Ia menjelaskan, semangat inklusif tersebut tidak lepas dari sejarah berdirinya Golkar yang melibatkan banyak unsur masyarakat, termasuk organisasi berbasis keagamaan.
"Jadi lewat Paskah ini, saya menganjurkan kepada teman-teman muda yang belum punya tempat, perahu atau rumah perjuangan dalam mendorong memperjuangkan aspirasi dan kepentingan rakyat, bagi Partai Golkar selalu terbuka untuk siapa pun dan dari mana pun," tuturnya pria yang menjabat sebagai Menteri ESDM ini.
Menurutnya, dalam situasi saat ini, nilai-nilai tersebut menjadi semakin relevan, terutama di tengah derasnya arus informasi dan dinamika media sosial yang sering kali memperuncing perbedaan.
Bahlil menegaskan, Golkar terus berupaya menjaga iklim politik yang inklusif dengan memberikan peluang yang setara bagi seluruh kader tanpa melihat latar belakang identitas.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum Paskah sebagai pengingat akan pentingnya nilai kasih, persatuan, dan toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media