Nasional . 28/04/2026, 09:39 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan perkembangan terbaru terkait kondisi korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur. Ia memastikan sebagian korban luka telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan medis.
Dalam kunjungannya ke RSUD Kota Bekasi pada Selasa 28 April 2026, Prabowo menyebut penanganan terhadap korban berjalan dengan baik. “Sebagian sudah ada yang pulang,” ujarnya saat memberikan keterangan kepada media.
Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan bahwa mayoritas korban yang mengalami luka telah mendapatkan penanganan optimal dari tenaga medis. Ia juga mengungkapkan bahwa sebagian korban masih menjalani perawatan di rumah sakit, sementara lainnya telah dipulangkan karena kondisinya membaik.
Dalam pernyataannya, ia menambahkan, “Kalau nggak salah masih sekitar total 60 ya, 54, dan hampir semuanya sudah ditangani yang saya lihat, sudah ditangani dengan baik. Sebagian sudah dikembalikan, sebagian sudah diurus. Pokoknya semuanya sudah diurus. Semuanya ada kompensasinya,” yang menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan perhatian penuh, termasuk kompensasi bagi para korban.
Kunjungan Presiden dilakukan sejak pagi hari, di mana ia tiba sekitar pukul 08.39 WIB dan langsung menuju ruang perawatan tanpa banyak memberikan pernyataan awal. Dalam agenda tersebut, ia didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono.
Seperti diketahui, insiden tabrakan antara kereta jarak jauh dan KRL tersebut menimbulkan korban jiwa dan luka dalam jumlah besar. Berdasarkan data dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), sebanyak tujuh penumpang dilaporkan meninggal dunia, sementara 81 orang lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Hingga kini, proses pemulihan korban terus dilakukan, sementara pemerintah memastikan seluruh kebutuhan korban, termasuk penanganan medis dan kompensasi, menjadi prioritas utama pasca tragedi tersebut.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media