Nasional . 28/04/2026, 16:54 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Keberangkatan ratusan jemaah haji asal Provinsi Riau terpaksa ditunda akibat persoalan teknis pada pesawat yang dijadwalkan membawa mereka ke Tanah Suci.
Sebanyak 438 jemaah yang tergabung dalam Kloter 5 Embarkasi Batam (BTH) seharusnya bertolak menuju Madinah. Rinciannya, 436 orang berasal dari Kabupaten Kampar dan dua lainnya dari Kabupaten Siak. Seluruh jemaah sebelumnya telah tiba dan masuk Asrama Haji Batam, Minggu, 26 April 2026.
Namun, rencana keberangkatan pada Senin pagi tidak dapat terlaksana sesuai jadwal. Akibatnya, perjalanan mereka harus ditunda hingga waktu yang belum dapat dipastikan.
Selama masa penantian, para jemaah tidak kembali ke asrama haji, melainkan ditempatkan di hotel di Batam guna menjaga kenyamanan mereka.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, membenarkan adanya penundaan tersebut. Ia menyebutkan bahwa hingga saat ini para jemaah masih menunggu kepastian jadwal keberangkatan.
“Jemaah tidak kembali ke asrama haji, tetapi di hotel. Penundaan karena teknis pesawat,” katanya dikutip, Selasa, 28 April 2026.
Menurutnya, pihak terkait masih menunggu konfirmasi resmi mengenai jadwal terbaru. Sementara itu, terdapat informasi awal bahwa keberangkatan kemungkinan dilakukan pada Senin malam sekitar pukul 20.00 WIB.
“Namun jadwal tersebut masih bersifat tentatif sambil menunggu kesiapan penerbangan,” ujarnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media