Nasional . 29/04/2026, 10:17 WIB

Melayat Karyawati KompasTV Korban Tragedi Bekasi, KDM Desak Audit Total Infrastruktur

Penulis : Lina  |  Editor : Lina

fin.co.id – Suasana duka menyelimuti kediaman Nur Ainia Eka Rahmadhynna, karyawati KompasTV yang menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam tragedi tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), hadir langsung memberikan penghormatan terakhir di rumah duka yang berlokasi di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu 29 April 2026.

Sejak pagi pukul 08.00 WIB, para pelayat yang mengenakan pakaian bernuansa gelap mulai memadati area rumah duka. Deretan karangan bunga dari sejumlah tokoh nasional, termasuk Ketua DPR RI Puan Maharani hingga Menkomdigi Meutya Hafid, tampak memenuhi sepanjang jalan menuju kediaman perempuan yang akrab disapa Ain tersebut.

Dedi Mulyadi tiba di lokasi sekitar pukul 08.21 WIB bersama Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja. Dalam kunjungan tersebut, KDM menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam sekaligus memberikan kritik tajam terhadap kondisi manajemen transportasi saat ini.

"Saya sampaikan duka yang mendalam, kita semua berharap ini menjadi peristiwa terakhir. Seluruh kelalaian dalam penataan infrastruktur lalu lintas, baik darat, laut, maupun udara, harus segera mendapatkan pembenahan total," tegas Dedi Mulyadi di hadapan awak media.

Perjuangan Menemukan Ain di Tengah Puing Gerbong

Nur Ainia merupakan satu dari 15 nyawa yang melayang akibat kecelakaan maut pada Senin 27 April 2026 malam lalu. Sebelumnya, rekan kerja dan pihak keluarga sempat melaporkan bahwa Ain hilang kontak sesaat setelah tabrakan dahsyat itu terjadi. Upaya pencarian terus dilakukan di tengah puing-puing gerbong yang hancur hingga akhirnya jenazah korban berhasil teridentifikasi.

Manajemen KompasTV melalui keterangan resminya menyatakan kehilangan yang sangat besar atas berpulangnya rekan kerja mereka. "Keluarga besar KompasTV menyampaikan dukacita sedalam-dalamnya atas berpulangnya rekan kami, Nur Ainia Eka Rahmadhynna," tulis pihak manajemen dalam pernyataan resmi mereka.

Evaluasi Fatalitas Kecelakaan Kereta Api

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur ini menjadi catatan hitam perkeretaapian nasional dengan total 15 korban jiwa dan puluhan lainnya luka-luka. Fatalitas yang tinggi ini dipicu oleh hantaman keras KA Argo Bromo Anggrek yang masuk ke jalur yang sedang ditempati rangkaian KRL dalam kondisi berhenti.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com