Nasional . 30/04/2026, 08:28 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
Sementara itu, hujan ringan diperkirakan terjadi di Makassar, Kendari, Palu, Gorontalo, Ternate, Sorong, Manokwari, Jayawijaya, Jayapura, hingga Merauke. Di sisi lain, wilayah Kupang dan Manado diperkirakan berada dalam kondisi berawan tebal.
BMKG menegaskan bahwa potensi hujan dengan intensitas berbeda di berbagai wilayah ini tidak boleh dianggap sepele. Perubahan cuaca yang cepat bisa berdampak pada aktivitas harian masyarakat, termasuk transportasi, pekerjaan luar ruangan, hingga risiko banjir lokal di beberapa titik.
Karena itu, masyarakat perlu terus memperbarui informasi cuaca dari sumber resmi seperti Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika agar bisa mengambil langkah antisipasi lebih cepat.
Selain itu, kesiapsiagaan di tingkat daerah juga menjadi kunci untuk mengurangi risiko yang muncul akibat cuaca ekstrem. Terutama di wilayah yang masuk kategori hujan lebat hingga sangat lebat, potensi genangan hingga gangguan aktivitas sangat mungkin terjadi.
Dengan pola cuaca yang masih tidak stabil ini, BMKG mengingatkan bahwa kondisi atmosfer di Indonesia masih sangat dinamis. Artinya, perubahan cuaca bisa terjadi kapan saja dan tanpa peringatan panjang.
Masyarakat pun diminta tidak mengabaikan peringatan dini, terutama di wilayah yang sudah masuk daftar rawan hujan lebat, hujan petir, hingga angin kencang.
Fenomena ini sekaligus menjadi pengingat bahwa musim hujan masih memberikan tantangan serius di berbagai daerah. Karena itu, langkah antisipasi sejak dini menjadi hal yang tidak bisa ditunda. (ANTARA)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media