Nasional . 30/04/2026, 15:52 WIB

Investigasi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Masih Berlangsung, KNKT Dalami Berbagai Aspek

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

Sebelumnya, jumlah korban jiwa akibat kecelakaan beruntun di Bekasi Timur kembali meningkat. Hingga Rabu, 29 April 2026 siang, total korban meninggal dunia tercatat sebanyak 16 orang. Insiden ini melibatkan taksi online, KRL, serta kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek.

"Pertama, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada seluruh korban. Saat ini penyidik masih mendalami rangkaian kejadian secara komprehensif," terangnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan bermula ketika sebuah taksi online mengalami kendala dan berhenti di perlintasan sebidang di Jalan Ampera, Bekasi Timur. Hal ini menghambat perjalanan KRL yang melintas dan memicu gangguan operasional.

"Tidak lama kemudian, rangkaian KRL yang sempat berhenti itu ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek yang tengah melaju dari arah Surabaya Pasar Turi," terangnya.

Benturan keras pun tidak terelakkan, menyebabkan kerusakan signifikan pada rangkaian kereta serta menimbulkan banyak korban. Dari total 106 korban, sebanyak 90 orang mengalami luka-luka. Sebanyak 44 orang telah diperbolehkan pulang, sementara 46 lainnya masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit.

Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi 16 orang setelah satu korban dinyatakan wafat di RSUD Kota Bekasi.

"Korban meninggal dunia bertambah satu orang. Kami berharap tidak ada lagi penambahan korban," paparnya.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com