Hukum dan Kriminal . 05/05/2026, 19:20 WIB

BURONAN! Ini Tampang Sertu Majid Bone, Oknum TNI Predator Anak 12 Tahun yang Kabur Saat Diperiksa

Penulis : Rizal Husen  |  Editor : Rizal Husen

Fin.co.id - Dunia militer Sulawesi Tenggara digemparkan dengan kabar pelarian Sertu Majid Bone, oknum anggota Kodim 1417/Kendari yang diduga menjadi pelaku pencabulan terhadap seorang siswi sekolah dasar berinisial AKS (12).

Per Mei 2026, TNI secara resmi telah menerbitkan status Daftar Pencarian Orang (DPO) setelah pelaku melarikan diri saat proses pemeriksaan di markas Kodim.

Insiden asusila ini dilaporkan terjadi di kediaman pelaku di Kecamatan Ranomeeto, Konawe Selatan pada 14 April 2026. Meski sempat diamankan, Sertu Majid Bone berhasil lolos dari pengawasan petugas sebelum sempat diserahkan ke Denpom XIV/3 Kendari untuk proses hukum lebih lanjut.

"Terkait pelakunya belum sempat diserahkan ke kita. Saat diinterogasi di Kodim, yang bersangkutan sempat kabur. Kasus ini sedang dalam proses penyidikan dan kami tangani sesuai prosedur yang berlaku," tegas Komandan Denpom XIV/3 Kendari, Letkol CPM Haryadi Budaya Pela.

Menanggapi pelarian tersebut, Komandan Kodim (Dandim) 1417/Kendari, Letkol Arm Danny AP Girsang, menegaskan seluruh personel telah dikerahkan ke berbagai titik potensial untuk melacak keberadaan pelaku.

Tak hanya berstatus DPO, Sertu Majid Bone kini juga dikenakan status Tidak Hadir Tanpa Izin (THI) atau desersi. Dalam upaya mempercepat penangkapan, pihak Intel Korem telah melakukan pemeriksaan intensif terhadap istri pelaku.

TNI meminta keluarga pelaku untuk kooperatif dan memberikan informasi sekecil apa pun mengenai persembunyian pria yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan korban tersebut.

Letkol Arm Danny AP Girsang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada keluarga korban dan masyarakat atas perilaku bejat bawahannya.

Ia memastikan institusi TNI tidak akan memberikan toleransi sedikit pun terhadap tindakan predator seksual di dalam jajaran mereka.

"Kami memohon maaf atas kejadian ini dan kami berkomitmen tidak ada toleransi. Kami juga memastikan proses hukum berjalan secara terbuka tanpa ada yang ditutup-tutupi," ujar Danny.

Pihaknya terus mendalami dugaan bahwa aksi bejat ini telah dilakukan secara berulang kali oleh pelaku terhadap korban.

Keluarga Korban Trauma dan Tertekan

Kabar kaburnya Sertu Majid Bone menjadi pukulan berat bagi keluarga korban. Tante korban, VN, mengungkapkan keluarga yang awalnya mulai tenang saat pelaku ditangkap, kini kembali diliputi kecemasan luar biasa karena pelaku masih berkeliaran bebas.

Saat ini, korban AKS dilaporkan mengalami trauma hebat dan membutuhkan pendampingan psikologis intensif.

Keluarga mendesak agar TNI bekerja ekstra keras untuk segera menangkap kembali Sertu Majid Bone guna memberikan rasa aman dan keadilan yang layak bagi korban.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com