Hukum dan Kriminal . 05/05/2026, 14:13 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Kasus dugaan penganiayaan yang viral di media sosial di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, kini memasuki tahap penyelidikan lebih lanjut. Dua orang terduga pelaku telah diamankan aparat kepolisian.
Kapolsek Metro Menteng, Braiel Arnold Rondonuwu, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut korban bernama Ronald Sinaga telah melaporkan kejadian itu dan saat ini tengah menjalani proses pemeriksaan.
"Benar ada kejadian seperti di video. Korban sudah membuat laporan polisi dan telah kami antar untuk dilakukan visum serta dimintai keterangan, termasuk saksi-saksi," katanya kepada awak media, Selasa, 5 Mei 2026.
Menurutnya, dua terduga pelaku kini berada di Polsek Metro Menteng untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi memastikan akan mendalami peran masing-masing pelaku dalam insiden tersebut.
"Terduga pelaku sebanyak dua orang sudah kami amankan di Polsek untuk diproses lanjut," ungkapnya.
Sementara itu, korban Ronald Sinaga menjelaskan bahwa peristiwa bermula pada Senin (4/5) sekitar pukul 16.00 WIB saat dirinya mendampingi karyawan PT SKS dalam agenda audiensi di kantor firma hukum Michael, Putra & Partners (MPP).
Ia mengaku diminta hadir untuk membantu proses mediasi karena memiliki hubungan profesional sebelumnya dengan pimpinan firma tersebut.
"Kebetulan pimpinan kantor hukum MPP ini adalah mantan partner saya, jadi saya diminta bantu mediasi," jelasnya.
Mediasi tersebut berkaitan dengan persoalan gaji karyawan dan dana operasional perusahaan. Namun situasi mulai memanas sekitar pukul 18.00 WIB ketika tiga orang tak dikenal datang dan mengaku sebagai petugas keamanan gedung, lalu meminta seluruh pihak keluar dari lokasi.
Permintaan itu memicu adu argumen antara mereka dengan karyawan PT SKS serta Ronald. Aparat kepolisian yang sudah berada di lokasi sempat meredakan situasi dan mengawal ketiga orang tersebut turun dari lantai kantor.
"Awalnya sempat diredam dan mereka dikawal turun oleh anggota Polsek Menteng," ujarnya.
Namun, sekitar 15 menit kemudian, ketiga orang tersebut kembali naik ke lantai 4 tempat kantor MPP berada. Tak lama setelah itu, cekcok kembali terjadi dan berujung pada aksi kekerasan yang terekam dalam video yang beredar luas.
"Sekitar 10 detik setelah mereka muncul, langsung terjadi pemukulan seperti di video," ungkapnya.
Ronald menduga ketiga orang tersebut sengaja kembali ke lokasi untuk memicu keributan, meskipun saat itu aparat kepolisian dan Babinsa masih berada di tempat kejadian.
"Setelah dikawal turun, mereka sengaja naik lagi untuk membuat onar. Bahkan di depan anggota Polsek Menteng dan Babinsa, mereka berani melakukan kekerasan," tegasnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media