Pendidikan . 10/05/2026, 16:36 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto kembali membuat gebrakan di sektor pendidikan nasional. Pemerintah memastikan akan menambah tiga unit papan layar interaktif atau smart board di setiap sekolah pada tahun 2026.
Dengan tambahan tersebut, sekolah-sekolah di Indonesia nantinya minimal memiliki empat smart board untuk menunjang proses belajar mengajar berbasis digital.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat melakukan kunjungan kerja ke Leato Selatan pada Sabtu, 9 Mei 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo sempat bertanya kepada para pejabat daerah mengenai distribusi smart board di sekolah-sekolah wilayah Gorontalo.
Setelah mendapat laporan bahwa sekolah-sekolah di daerah tersebut telah menerima satu papan interaktif digital, Prabowo langsung mengumumkan rencana penambahan perangkat teknologi pendidikan itu.
“Mulai tahun ini setiap sekolah akan terima tiga smart board lagi,” ujar Prabowo.
Dengan tambahan tiga unit baru, pemerintah menargetkan seluruh sekolah di Indonesia minimal memiliki empat ruang kelas berbasis digital sebelum akhir tahun 2026.
Langkah ini disebut menjadi bagian dari percepatan transformasi pendidikan nasional berbasis teknologi. Pemerintah ingin pembelajaran di sekolah tidak lagi hanya mengandalkan papan tulis konvensional, tetapi juga memanfaatkan teknologi interaktif modern.
Prabowo menilai keberadaan smart board akan sangat membantu guru-guru, terutama di wilayah terpencil yang selama ini mengalami keterbatasan akses pembelajaran.
Menurutnya, teknologi tersebut memungkinkan guru mendapatkan dukungan materi ajar langsung dari pusat.
“Guru-guru di tempat yang sulit bisa dibantu dari pusat, baik pelajaran, silabus, maupun bahan ajarnya,” kata Prabowo.
Tak hanya untuk pembelajaran, Prabowo juga menyebut smart board nantinya akan terhubung dengan sistem pemantauan nasional.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media